Parade “Sewu Kupat” (seribu ketupat), merupakan kegiatan perayaan Hari Raya Ketupat pada satu minggu usai Idul Fitri atau 7 Syawal dan bagi masyarakat sekitar lereng gunung muria juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Kanjeng Sunan Muria. Prosesi Parade Sewu Kupat diadakan di Taman Ria Colo di Kecamatan Colo, Kudus, Jumat (22/6/2018). Ada belasan gunungan berisikan ketupat.

Acara Sewu Kupat Kanjeng Sunan Muria tahun ini merupakan kegiatan yang masuk tahun ke-11. Dimana pada tahun ini, Bupati Kudus Bpk. H. Mustofa berkesempatan hadir dalam acara ini. Tidak ketinggalan juga perwakilan dari anggota OSIS MTs NU Raden Umar Sa’id turut serta mengikuti dan memeriahkan acara tersebut.

Prosesi parade Sewu Kupat diawali dengan kegiatan pembacaan manaqib sore hari sebelumnya, kemudian jum’at pagi dilanjut ziarah ke makam Sunan Muria. Selanjutnya dilakukan perjalanan kirab Kanjeng Sunan Muria dengan mengarak belasan gunungan yang terbuat dari ketupat dan hasil panen desa di Kecamatan Dawe dari makam Sunan Muria menuju Taman Ria Colo. Dibawa ke Makam Sunan Muria untuk dimintakan berkahnya.

Prosesi semakin meriah dengan pemotongan ketupat secara simbolik oleh Bupati Kudus Musthofa, dilanjut dengan drama tari kolosal. Kemudian puncaknya adalah saat ribuan warga berebut ketupat dan hasil bumi dari belasan gunungan yang diarak tadi untuk ngalap berkah dari Kanjeng Sunan Muria.

By mtsrus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *